Fungsi PRAKIRAAN di Excel
Fungsi FORECAST dikategorikan dalam fungsi statistik di Excel. Fungsi FORECAST digunakan untuk menghitung atau memprediksi nilai masa depan dari dasar nilai yang ada. Rumus prakiraan dapat digunakan untuk menghitung nilai statistik dari suatu prakiraan yang dibuat. Misalnya, jika kita mengetahui data masa lalu seperti arus mata uang, kita bisa memperkirakan arus masa depan menggunakan fungsi tersebut.
Dalam istilah matematika, fungsi FORECAST (x, known_y's, known_x's) mengembalikan nilai prediksi dari variabel dependen known_ys untuk nilai spesifik yaitu x, dari variabel independen known_xs dengan menggunakan regresi linier yang paling sesuai untuk memprediksi nilai y dari nilai x .
Formula PRAKIRAAN di Excel

Rumus PRAKIRAAN pada excel memiliki tiga parameter wajib, yaitu x, known_y's, known_x's.
Parameter Wajib:
- x: Nilai x numerik yang ingin Anda ramalkan nilai y barunya.
- known_y's: Ini adalah larik dari variabel dependen atau rentang data.
- known_x's: Ini adalah larik atau rentang data independen yang kami ketahui.
Catatan
Rumus FORECAST akan menghitung nilai y baru menggunakan persamaan garis lurus sederhana:

dimana dan adalah rata-rata sampel dan dihitung dengan rata-rata (nilai x) dan rata-rata (nilai y).
Bagaimana Cara Menggunakan Fungsi PRAKIRAAN di Excel?
Fungsi PRAKIRAAN di excel sangat sederhana dan mudah digunakan. Mari kita pahami cara kerja FORECAST di excel dengan beberapa contoh.
Rumus PRAKIRAAN di excel dapat digunakan sebagai fungsi lembar kerja dan sebagai fungsi VBA.
Fungsi PRAKIRAAN sebagai Fungsi Lembar Kerja.
Contoh 1
Dalam contoh PRAKIRAAN ini, mari kita pertimbangkan kumpulan data untuk nilai y yang diketahui dan nilai x yang diketahui dan menghitung nilai perkiraan untuk 30 berdasarkan nilai x dan y yang diketahui.
= PRAKIRAAN (30, B3: B17, C3: C17) output akan menjadi 19, seperti yang ditunjukkan pada tabel di bawah ini.

Contoh # 2
Misalkan kita memiliki data pendapatan dan pengeluaran dari tahun 2017, seperti yang ditunjukkan pada tabel di bawah ini. Di sini data penghasilan dianggap sebagai nilai x yang diketahui, dan data pengeluaran dianggap sebagai nilai y yang diketahui. Kita dapat menggunakan fungsi FORECAST untuk memprediksi titik tambahan di sepanjang garis lurus yang paling sesuai melalui serangkaian nilai x dan y yang diketahui. Menggunakan data di bawah ini
Dengan menggunakan data pendapatan dan pengeluaran dari Januari 2017 hingga Agustus 2017, kami dapat memprediksi pengeluaran untuk bulan mendatang menggunakan fungsi FORECAST di excel. Dalam contoh FORECAST ini, kami memprediksi nilai perkiraan untuk bulan Sept 2018 menggunakan fungsi FORECAST di excel.
Rumus PRAKIRAAN yang di gunakan excel adalah: = FORECAST (C43, C23: C42, D23: D42)

Kami mendapatkan hasil sebagai berikut: 1.768
Fungsi FORECAST dapat digunakan sebagai fungsi VBA.
Mari pertimbangkan satu set data yang memiliki nilai x dari Range A1: A5 dan nilai y dari B1: B5.
Sub fungsi PERAMALAN ()
Dim xs Sebagai Rentang
Dim ys As Range
Set xs = Sheets (2) .Range ("A1: A5")
Set ys = Sheets (2) .Rentang (“B1: B5”)
Sheets (2) .Range (“H1”). Value = Application.worksheetFunction.Forecast (50, ys, xs) // note 50 adalah acak untuk pengujian
Akhiri Sub
Hal-hal untuk diingat
- Panjang larik known_x harus sama dengan panjang known_y, dan varians dari known_x tidak boleh nol.
- Ini akan memberi # N / A! kesalahan jika:
- Nilai yang diberikan known_x's dan array known_y yang disediakan memiliki panjang yang berbeda.

- Ini memberi # DIV / 0! Kesalahan saat
- Atau salah satu atau kedua array known_x atau known_y tidak memiliki nilai atau kosong.
- Jika varians dari known_x's yang disediakan sama dengan nol.
- Jika nilai masa depan x yang diberikan adalah non-numerik.
